19 September 2006

yang ada pergi...

Aku tau hati ini ada yang tak sempurna
Aku sadar jalan ini tak pernah selalu sama
Tapi langkah jiwaku menapak merindu
Mengukir jejak dirimu dalam kalbu
Kau yang tlah pergi
Hilang tak lagi kembali
Biar saja ku disini
Biar sendiri tetap menanti
Kita mungkin takkan bersatu
Meski hanya kenangan yang selalu
Hadir memahat rasa yang tak pernah padam
Menautkan bayang-bayang hati yang terluka
Kau yang kini pergi
Entah akankah kembali
Biar hatiku disini
Menanti yang tak pasti

17 September 2006

duabelas purnama berlalu

Tiada henti bermimpi…bernyanyi…dan menari…
Nyanyian gelombang surut dan pasang…
Terhempas karang lalu hilang…
Bagai sajak terbelah ilalang...
Karam tenggelam oleh malam…
Bintang berenang di lautan hitam…
Melukis kelabu pada awan kelam…
Terserak lepas membias...
Terdesak samudra luas...
Hanya waktu...
Tak akan pernah tau...
Hanya aku...
Semusim berlalu...
Dan duabelas purnama telah layu...

24 December 2005

"Sepenggal Sajak Yang Terbelah Ilalang"

Hanya barisan kata
yang tak berbayang
tersangkut di ujung cermin kolam tua
seuntai kabut yang menggayut lembut
berderai oleh tetes embun yang berdenting
membias senyap yang kian terlelap
memeluk pekat yang menapak erat


Sesal yang tergores
oleh luka yang 'tlah termaafkan
mengukir satu makna pada buai kirana
debur kerinduan yang menghempas kedalam relungku
hanya kata....untuk satu nama...


Aku yang terpaku
oleh segala kerapuhanku
meluruh rebah dalam gundah
berkubang menerawang dalam bimbang


Hanya sebatang ilalang
tumbuh bersemi dalam jiwaku
tapi biarlah...
karna dia iNDAH sebagai iLALANG.....





22122005_19.37pm

"Setiap Tentang Kita"

Setiap apa yang berdetak,
adalah KiTA...

Setiap apa yang berhembus,
adalah KiTA...

Setiap apa yang berbisik,
adalah KiTA...

Setiap apa yang bergetar,
adalah KiTA...

Setiap apa yang mengalir,
adalah KiTA...

Setiap apa yang memanggil,
adalah KiTA...

Setiap apa yang terucap,
adalah KiTA...

Dan setiap apa yang ada dan tiada,
hanya KiTA...





10122005_11.09am

"Antara Kita"

Gemerincing embun menyambut pagi
Menghias singgasana sang mentari
Dedaunan menghela nafas berdesah
Membelai kuncup-kuncup yang mulai resah

Aku, berdiri di sini
Mencari celah yang coba kuselami
Menengok bayangan yang ingin kuberi
Satu rasa yang takkan pernah mati

Mentari beranjak meninggi
Membias terik yang menaungi
Mengiring tiap langkah yang pergi
Memanggil hati kita 'tuk menepi

Tiap helai nafas yang kupetik
Seiring denting yang berbisik
Kupijakkan janjiku pada satu kata
KiTA...sahabat selamanya...





22112005_19.42pm

16 November 2005

"Kita"

Bumi yang tak pernah goyah menyangga langit,
Langit pun tak pernah lelah memayungi bumi...
Seperti hati kita,
Yang SATU oleh cinta...
Saling menopang saat mulai rapuh,
Melangkah seiring detak yang meluruh
Meski kadang tak pernah sama
Tapi hati kita saling menjaga
Kerinduan kita...saling percaya
Merangkai setia pada tiap masa
Karna cinta,
Selamanya milik kita...





06112005_17.32pm

[aURa...akaNkaH sELamanYa?]

"Cinta Untuk Kerinduanku..."

Jalan ini mulai berliku
Berkelok melangkah goyah
Namun kucoba kuatkan arahku
Menjaga segalanya agar tak terpecah

Rasa ini mulai terusik
Menggema kuat dan berbisik
Kerinduan hanya terasa hampa
Cinta pun tak lagi punya makna

Ah...
Mengapa kadang begitu berat
Lelah...
Jiwaku kadang merasa penat

Entah apa semua ini salahku
Yang begitu mencintaimu
Yang tak pernah berhenti merindukanmu
Menunggu menjemput cintamu

Aku percaya cintamu
Dalam lubuk hatiku
Tak pernah keraguan padamu
Sepenuh hati percaya cintamu untukku

Aku percaya cintamu
Ysng selalu menguatkan aku
Dalam kerinduanku...





06112005_17.16pm

"Entah Begitu..."

Detik...
Waktu...
Entah kemana kaubawa aku...
Tak tau kemana 'kan kau labuhkan hatiku...
Rindu ini...
Terlalu dalam 'tuk kuselami
Terlalu rapuh 'tuk kutiti
Terlalu tinggi 'tuk kuraih
Terlalu jauh 'tuk kugapai
Cinta...
Kemana kau akan pergi...
Entah dimana kau 'kan kembali
Entah kapan,
Hatiku 'kan berhenti merindukanmu,
Jiwaku 'kan berhenti mencintaimu...
Demi semua rasa yang 'tlah tercurah,
Meski sudah tak ada lagi yang tersisa,
Hanya saja...
Ah, entahlah...
Rindu ini masih saja memanggil namamu,
Mendekap cintamu...
Sampai nanti,
Tak akan berhenti...





05112005_16.38 pm

"Sahabat Jiwa, Kekasih Hati..."

Entah kapan rasa itu menyapa
Mengetuk tiap detik kita
Mengurai helai nafas kita
Menyelinap dalam lubuk hati kita

Jiwa ini tak ada keraguan
Rindu ini tak ingin kehilangan
Sejuta makna yang tersirat
Tergores dalam satu kata

Entah kapan aku 'kan menunggu
Entah nanti aku pun tak tau
Sepanjang ruh ini masih menyatu
Ragaku takkan pernah berhenti menunggu

Tuhan, hanya Kau yang tau
Tuhan, hanya Kau yang mengerti aku
Ijinkan hati kami meminta satu
Rangkaikan cinta kami dalam untaian kasihMu...

Meski kadang bernaung peluh
Meski harus letihku meluruh
Kau, tak lagi ada keraguan
Teman setia selamanya...





05112005_15.41 pm

"Benci Cintaku..."

Sudah jam sepuluh malam...
Dan aku sangat merindukannya
'Ntah kemana 'kan kupijakkan rasa ini
Aku benci mencintainya...
Benci...
Tapi begitu merindukannya...


Sudah jam sepuluh lewat...
Dan aku masih merindukannya
Bimbang berkubang dalam hatiku
'Ntah mengapa begitu dalam
Rasa ini membenamkan seluruh pikiranku
Menyesakkan tiap rongga dalam relung rinduku...


Sudah jam sebelas malam...
Senyap semakin pekat membias...
Ah...
Sampan harapan harus segera dilabuhkan
Harus kutepikan semua letih ini...
Tapi pada siapa akan kutambatkan?
Hanya satu hati yang bisa menjawabnya...
Dan itu...hanya dia...


Ah...
Aku benci...
Aku benci merindukannya...
Aku benci begitu mencintainya...





27102005_23.14 pm

01 October 2005

"Karena Cinta Percaya..."

Redup...
Kerlip hatiku memanggil namamu...
Biru...
Lentera hatiku membiaskan rindu jiwaku...
Membisikkan cintamu...
Hatiku kadang bertanya,
rindukah kau disana?
Seperti rinduku
memeluk cahayamu,
menghela setiamu,
menapak bersama langkahmu...
Tapi,
asamu harus kau raih,
citamu harus kau capai
Biarlah aku,
aku yang menunggumu,
hingga saatnya pasti kan tiba,
menjemput cinta kita...
Karna ku percaya cinta...





25092005_13.59pm

"Meski Cinta..."

Hatiku berdetak...
Sesaat tersentak...
Rasa yang pernah singgah,
mengukir sepenggal kisah,
kembali menyapa perlahan...
Meneduhkan setiap kerinduan
yang selalu tercipta...
Merangkum tiap keping cinta
tanpa kata...
Meski cinta...
tak ada keraguan...
Hatiku...
Hatinya...
akan selalu merangkai 'KITA'...





25092005_13.27pm

12 July 2005

faReweLL niTe_dJakarTa,12 maReT 2005




hadUuh...
raSanYa udH laMa bgT...
pdhL baRu 4buLan loH...
bneR2 udH kaNgeeeN bEraaaT sM kaLiaN smUa deH...
ajaiB yaA...
61 anaK maNusia yG barU saLinG keNaL...
barU peRtaMa kaLi kTmU...
daLam wakTu 7 x 24jaM...
biSa jaDi SATU keLuarGa bEsaR yG soLid!!!
saLinG meNyayaNgi...
saLinG meNjagA...
pOkoknYa kEreN bgT...
kaLian bneR2 udaH
mEmasUki hidUpku deNgan saNgaT iNdaH...
meNgiSinya deNgan inDaH jUga...
daN menjaDi yG teRinDaH...
mUdaH2aN...
kiTa biSa seLamanYa yaA...
meNjadi keLuaRga yG teRinDah daLam hiDupkU...
daLam hidUp kiTa...
sEmUa...




I LOVE U ALL!!!




-kangen-kangen-kangen-kangen-kangen-
-kangen-kangen-kangen-kangen-kangen-
kangeeeeeeeeeeeeeeeeennnnn...........!!!!!!!

05 July 2005

"Bertahan ku Disini"

Waktu terus berjalan, dalam ketergesaan
Kadang malam terlalu sedih 'tuk berbicara
Menapakkan rindu pada tiap jengkal jejaknya
Hatiku yang merindukannya,
Mengetuk mimpinya dengan sejuta harapan
Ingin ku kembali,
Menyapa kota yang pernah menjadi saksi kita
Ingin merengkuhnya mengikis jarak yang ada
Namun terlalu jauh...
Entah mengapa harus ada jarak itu
Meski memang tak ada yang salah dengan itu
Mungkin aku yang salah...
Hatiku yang selalu terbalut ragu
Bukan padanya...
Bukan pada cintanya...
Tapi hatiku,
Sanggupkah ku bertahan
disini?





03072005_13.29pm

23 June 2005

"Kembali" (2)

Entah...
Aku tak tau mengapa...
Semua itu benar-benar telah
merubah kita...
Jalan yang coba kita lewati,
berliku semakin tajam
Seakan tak pernah ada ujung...
Tak pernah ada akhir...
Mungkin kita perlu berhenti sejenak
Menepikan letih yang kadang merintih
Menghela nafas yang kian membias
Meneduhkan hati yang tak ingin pergi
Menyirami jiwa yang mulai layu
Menguatkan asa yang coba kita raih
Menghempas semua ragu
Hingga semuanya kembali termaafkan
Hingga senyum dan tawa...
Hingga rindu dan cinta...
Hingga hanya kita yang tersisa
Dan kita kembali melangkah
Menapak perlahan
Menyulam sepenggal kisah
yang pernah singgah
Menyusuri jalan yang masih saja sama
Dan...
Lihatlah cahaya di ujung jalan itu
Menantimu...
Menantiku...
Menanti kita...
Untuk sebuah persahabatan yang takkan pernah usai...




16062005_19.07pm

"Kembali" (1)

Saat pertemuan itu
Saat kata yang dulu pernah terucap
Saat hati kita mulai bicara
Aku tak tau apa yang kurasakan
Yang kutau,
Aku bahagia kau jadi sahabatku
Saat jarak menyapa kita
Menyisakan setiap waktu dalam kenangan
Tak ada yang berubah
Kau masih jadi sahabat baikku
Sampai saat ini
Setelah semua yang 'tlah terjadi
Setelah yang 'tlah kita lewati
Saat detik perlahan merubah detak kita
Mengetuknya menjadi berbeda
Hatiku sebersit bertanya,
"Masihkah kau sahabatku?"
Sekali lagi,
Aku tak pernah tau,
Yang kutau,
Aku masih sahabatmu....




13062005_18.43pm



:: maaf...jika aku pernah tak sama
maaf...jika kaurasa aku tak lagi aku
yang kutau,
yang kuinginkan,
KITA akan selalu menjadi KITA ::

03 June 2005

soMe inSpiraTion

Sesaat lagi kau akan mengetahui bahwa sinar matahari bisa membakar kalau kau menerimanya terlalu banyak…

Karena itu tanamlah kebunmu sendiri dan hiasilah jiwamu sendiri, daripada menunggu seseorang memberimu bunga...

Dan kau akan mulai menerima kekalahan dengan kepala tegak dan mata terbuka, dengan kebesaran hati seorang dewasa, bukan dengan kemurungan anak-anak...

Dan kau akan belajar membangun semua jalanmu hari ini, karena jalan esok terlalu tak pasti untuk rencana...

Dan kau akan tau bahwa kau sungguh-sungguh dapat memikul beban...bahwa kau benar-benar kuat...dan bahwa kau...benar-benar BERHARGA...



:: dari seorang salah satu sahabat ::

uR soULmaTe...

GOD gave you:


2 hands to hold

2 legs to walk

2 eyes to see

2 ears to hear


But why did GOD give you only one heart?

‘Coz GOD gave another one to someone for you to find…^_^

Adam & Hawa

Manusia Hawa dicipta dari rusuk manusia Adam,
Bukan dari kepalanya untuk jadi atasannya,
Bukan pula dari kakinya untuk dijadikan alas...
Melainkan dari sisinya untuk menjadi pendamping hidupnya,
Dekat dengan lengan untuk dilindungi,
Dekat dengan hati untuk dicintai...



:: daleeeeeeeeeeeeeeeeeeeeemmmmmmm.........^_^ ::

Gibran's_1

Bangun di fajar subuh dengan hati seringan awan…
Mensyukuri hari baru penuh kecintaan...
Istirahat di terik siang merenungkan puncak getaran cinta...
Pulang kala senja dengan syukur penuh di rongga dada...
Kemudian terlena dengan doa bagi yang tercinta dalam sanubari...
Dan sebuah nyanyian kesyukuran tersungging di bibir senyuman...


:: Gibran Kahlil Gibran ::

fOr u oNLy...

A Dozen Roses For You....


For the butterflies I get in my stomach when I see you

For spending time with me

For your hug when I need one

For loving me

For your understanding

For the special times we share

For all the memories you have given me

For always being there for me when I need you

For the love I feel in my heart

For the joy you bring into my life

For always listening to me

For your unconditional friendship


_thanx...thanx...thanx!_

"i love u"

I love you not only for what you are,
But for what I am when I am with you…

I love you not only for what you have made of yourself,
But for what you are making of me…

I love you for the part of me,
That you will bring out…

I love you for passing over my foolish and weak traits,
That you can’t help but see…

I love you for drawing out into the light my beauty,
That no one else had loved quite far enough to find…


_thank you for loving me_

"Because Of You"

If ever you wondered
If you touched my soul, yes you do
Since I met you, I’m not the same
You bring life to everything I do
Just the way you say Hello,
With one touched I can’t let go
Never thought I’d fallen’ in love with you…
B’coz of you, my life has changed
Thank you for the love and the joy you bring
B’coz of you, I feel no shame
I’ll tell the world…
Just b’coz of you…
Sometimes I get lonely, and all I gotta do is think of you
You captured something inside of me
You make all of my dreams come true
It’s not enough that you love me for me
You reached inside and touched me internally
“I LOVE YOU” _ best explained how I feel for you…
The magic in your eyes
True love I can’t deny
When you hold me, I just lose control
I want you to know
That I’m never letting go
You mean some much to me
I want the world to see,
Just b’coz of you…

:: i love da way u love me ::


01 June 2005

"Rapuh"

Saat sunyi tak lagi punya kata

ketika diam tak lagi berbahasa

akankah ragu hatiku menjelma nyata?

menusuk relungku dengan air mata


Saat jarak menjadi sebuah jurang

dalam...dan semakin dalam...

hingga dusta mencabik-cabik kejujuran

menggores percayaku pada dirinya


Kepada siapa aku bertanya?

Kepada siapa aku percaya?

Dahan mana yang harus kupijak?

sementara, ranting hatiku telah rapuh...


Masih bolehkah aku percaya?

walau senyumnya menggores luka

meski sapanya mengoyak jingga

adil-kah?





23052004_18.50pm

31 May 2005

"Sebuah Titik Akhir"

Satu jiwa telah pergi,
Satu cinta telah berlalu,
Satu rindu kubawa pulang,
'Kan kusimpan untuk malam


Memang sedih...
Memang sakit...


Jiwaku bagai daun yang berguguran
Terombang ambing dalam hembusan angin
Terantuk...Terseok...Terpuruk...
Terserak tanpa makna...
Nafasku luruh helai demi helai,
Seiring jingga mengetuk pintu senja


Luka itu,
Memang perih...
Memang sakit...





17112003-20.00pm

"Masihkah, Cinta?"

Sepotong bintang tersenyum padaku
Sinarnya menghunus kerinduan maya
Hanya tanya yang menabur warnaku
Biasnya membawa jiwaku padanya


Satu ragu terbersit di hatiku
Mencoba mencari celah pada jalannya
Membawa sejuta asa yang tlah beku
Seiring langkahku menapak senja


Kadang letih aku menggapai
Kadang bimbang harus jadi jawabnya
Seiring rasaku yang mencari arti
Di balik kejujuran hatinya


Hanya satu tanya
Bergema dalam bisikan
Mengoyak percayaku
Menggores setiaku


Cinta,
Masihkah?





20052004_20.17pm

"Jauh"

Sepetik puisi teralun
Biru dalam haru kalbu
Sepenggal kisah tertunda
Terhanyut oleh samudra


Sepotong kasih terlupa
Secuil rindu menyapa
Sehelai cinta terbang
Meninggalkan sayap dan mahkotanya


Sejuta kuncup enggan mekar
Hanya belukar yang tumbuh liar
Cahaya kunang mulai meremang
Malam pun tidur berselimut kabut kenangan


Bintang terlelap dalam buaian rembulan
Dalam balutan mantel aurora
Jiwa suci itu pun pergi juga
Menghitung langkah, menapaki dunia


Satu...dua...
Seratus...seribu...
Atau mungkin,
Sejuta tahun lagi...


Akankah kita bertemu kembali?





29122003_11.00am

"Cintaku Merah,Biru,Hitam,Putih,dan Kelabu"

Kalau cinta itu merah,
Biar kuukir namamu dengan darah

Kalau cinta itu biru,
Biar kupahat namamu di hatiku

Kalau cinta itu hitam,
Biar cahaya hatimu menuntunku dalam kelam

Kalau cinta itu putih,
Biar senyummu biaskan rona jiwamu yang suci

Kalau cinta itu kelabu,
Jangan pernah ragu, bahwa aku mencintaimu...





09092003_22.35pm

"Sebuah Kisah"

Bila aku tau
Apa yang menggema dalam sisi nuraniku
Begitu pelan namun dalam
Menoreh biru pada pekat kesunyianku

Tenang...
Mengalun lembut pada rima-rima akhir gubahanku

Diam menunjukkan perih luka yang ’tlah terbalut lara
Samar namun nyata menyenangkan segalanya...

Mega..
Sudahlah jangan kau ikuti aku
Biarkan aku berlari mencari cintaku
Menggenggam hatinya agar tak berlalu
Menuntun detaknya agar hanya untukku
Menggapai kedewasaannya mendampingi keceriaanku

Rembulan bantu aku
Menyinari indahnya menuai gemerlapku
Meredupka bara antara kau dan aku
Menimang kasih di kedua bahuku





.: Saat aku mempercayaimu,
adalah caraku mencintaimu... :.

"Saat Jarak Memisahkan"

Menapak di ujung waktu
Meniti di batas pilu
Rindu hatiku menoreh biru
Merangkai kata dalam bisu
Saat jarak memisahkan,
Oleh pulau dan samudra
Ijinkan bayangku menjelma
Untuk sekedar mengetuk mimpinya
Saat jarak memisahkan,
Kemana rindu ’kan kubawa pulang?
Dimana ’kan kupijakkan setiaku?
Saat jarak memisahkan,
Jauh..
Begitu jauh ’tuk kusentuh
Ragaku lelah menggapai
Jiwaku letih meraih
Tapi aku percaya,
Akan selalu ada ”KITA”





27012005_11.53am

.: truly, madly, deeply MISS U! :.

"Sebuah Sajak Tanpa Alur"

Ketika kata tak lagi berbahasa,
Saat nada sudah hampir habis,
Tak punya jiwa ’tuk mengurai duka


Perih ini,
Menggores relung kami,
Menusuk jasad kami
Raga ini sudah letih,
Hati ini tak ingin kembali


Ketika badai menyapa ruh-ruh kami,
Saat samudra menghempas nyawa-nyawa kami


Tangan itu,
Melukis kisah kami,
Di balik kanvas-kanvas yang terkoyak,
Memahat luka kami,
Pada prasasti bisu yang membeku


Satu tanya mencabik kepedihan,
Tapi tak jua kami temukan jawabnya
Ketika lorong itu semakin panjang,
Semakin pekat oleh genangan air mata,
Menghanyutkan sedikit perih yang tersisa


Sementara kami masih terus berjalan,
Bukan tak membawa apa-apa,
Kami membawa setangkai senyuman,
Dengan kuncup harapan yang menanti mekar,
Kelopak cinta yang menyangganya,
Daun-daun kasih sayang yang memayunginya,
Dan duri-duri kepasrahan yang menguatkannya


Kami pergi, bukan untuk pergi
Kami pergi, tak hendak lari
Tapi kami pergi,
Untuk kembali di sini
Setelah kami temukan,
Setitik cahaya asa dalam mata kami
Untuk kembali,
Menggapai cita kami,
Membangun mimpi kami
Bukan di tempat lain,
Tapi di sini, Negeri kami,
Ibu Pertiwi...





16012005_21.02pm

.: Aceh jangan besedih lagi
Indonesia jangan menangis lagi
Kutitipkan sebingkai doa
Semoga Allah mendengarnya
:.

"Hanya Waktu"

Waktu yang melihat semuanya

sejak tiada menjadi ada

hingga yang ada tumbuh dan mekar

sampai kembali tiada


Waktu yang mendengar semuanya

saat senyuman menjadi tawa

dan tawa tumbuh menjelma cinta

hingga menjadi air mata


Waktu hanya melihat

waktu hanya mendengar

sekarang biarlah waktu berbicara

memberi kesaksian pada dunia


Waktu mengisahkan apa yang didengarnya

tentang kasih sayang dalam senyuman seorang teman

tentang cinta dalam tawa seorang sahabat

dan setetes rindu dalam air mata perpisahan





03092004_08.49am

.: kadang kita harus membiarkan waktu yg berbicara...dengarkan saja... :.

"The End"

Kadang begitu biasa

diam tak banyak bicara

tanpa kata

tanpa suara


Semua rasa terhempas

Keras!

seiring ragu yang menjelma

begitu nyata,

dan menyiksa


Raga kita mengukir cinta

tapi jiwa

tak henti memahat dusta

mencabik setia


Jujur melebur menjadi debu

hangus terbakar

menjadi abu

tak ada yang tersisa untuk cinta


Habis...

dan habis...


02072004_20.50pm